Biografi Nico Robin

Nico Robin merupakan nama seorang tokoh fiksi dari serial anime serta manga One Piece. Ia merupakan seorang pakar arkeolog serta sejarah dari Kelompok Bajak Laut Topi Jerami. Dia merupakan wanita yang pendiam serta sangat anggun, tetapi juga menyukai Fashion layaknya Nami serta menjadi orang kedua di Topi Jerami yang paling tidak jarang berganti baju seusai Nami. Kebiasaannya merupakan menggunakan topi, serta mempunyai tubuh yang sangat ideal. Berat badannya 48 kilogram serta tinggi badannya 182 cm. Menjadikannya kru topi jerami setinggi badan paling besar seusai Brook serta Franky.

Robin merupakan anak yatim piatu yang lahir di Ohara, ibunya, Nico Olvia berangkat untuk penelitian saat dirinya kecil, ekspedisi ini merupakan untuk menyelesaikan pekerjaan mendiang suaminya, serta sebab itu merupakan kewajibannya untuk ambil bagian. Dia serta putrinya dipisahkan sangat dini – terlalu dini hingga Robin tidak dapat mengingat wajah ibunya. Robin sangat merindukan kasih sayang sebab selagi ini hingga umurnya 8 tahun dirinya dirawat semena-semena oleh bibinya, Roji. Roji merupakan saudari dari Olivia serta berarti dirinya merupakan bibi Robin.Itu merupakan keajaiban sebab bagaimana dirinya serta Olvia dapat abang serta adik. Dia serta suaminya terpaksa mengasuh Robin, saat Olivia berekspedisi kurang lebih enam tahun. Akhirnya dengan terpaksa Roji mengasuh keponakannya padahal dirinya tidak bercita-cita mengasuhnya serta tidak ingin bekerjasama dengan Olivia.Roji tidak merasa sayang terhadap Robin serta ia menghabiskan waktunya untuk meneriaki Robin. Ketika Buster Call dilancarkan di Ohara , Roji berada di kapal pengungsian beserta suami serta putrinya. Dan akhirnya kapal itu dihancurkan oleh Wakil Laksamana Sakazuki.Di luar rumah Robin juga dijauhi oleh kawan sebayanya sebab dirinya mempunyai kekuatan buah iblis. Dia dijuluki “gadis monster”.

Arkeolog Ohara merupakan pujian penduduk pulau itu. Markas besar mereka terletak di basement Pohon Pengetahuan, perpustakaan paling besar serta tertua di dunia. Dari sana mereka bekerja serta mengatur ekspedisi untuk mengumpulkan serta mengeksplorasi unsur-unsur yang mengungkap sejarah dunia. Reputasi mereka merupakan yang terhebat di lima samudra serta dianggap dunia sebagai para arkeolog paling baik di dunia. Robin yang sendirian akhirnya dapat bergabung di antara mereka. Tidaklah berlebihan untuk berkata bahwa arkeolog merupakan keluarga Robin. Para peneliti Ohara tidak dapat melalaikan misteri “abad yang hilang”, padahal mereka di larang Pemerintah Dunia untuk melakukan penelitian mengenai Poneglyphes, mereka terang mengambil resiko di bawah arahan pemimpin mereka, Profesor Clover.

Profesor Clover merupakan pemimpin perpustakaan Ohara, perpustakaan paling komprehensif serta tertua di dunia. Hal ini dianggap salah satu harta tidak tergantikan umat manusia. Perpustakaan itu sendiri merupakan pohon raksasa berusia 5000 tahun. Profesor Clover juga merupakan pemimpin arkeologi dunia serta pemimpin arkeolog Ohara, arkeolog paling baik di dunia. Ketika bunda dari Robin menghadiri suatu ekspedisi dengan arkeolog lainnya, Clover menonton Robin kecil yang berusia dua tahun. Profesor Clover memperlihatkan izin Robin untuk menyimak buku-buku di perpustakaan Ohara. Pohon Pengetahuan menjadi rumah kedua Robin. Dan saat Robin mendapat gelar Ph.D. dalam Arkeologi pada usia 8 tahun, wajar Clover menyambut hangat Robin di antara mereka.